Details

oleh on 2015-04-14 / Kategori: Full Khotbah (FS), Video /

1 Yohanes pasal 5 ayat 13 ‘Semuanya ini kutuliskan kepadamu yang percaya di dalam nama Anak Tuhan, supaya kamu tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal’


Mari kita buka Alkitab kita di 1 Yohanes, pasal 5 Ayat 13 ‘Semuanya ini kutuliskan kepadamu yang percaya di dalam nama Anak Tuhan, supaya kamu tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal’ Mari kita menghadap Tuhan di dalam doa Bapa, aku menghadap kepada-Mu hari ini, di dalam nama Anak-Mu Tuhan, ada suatu pergumulan hebat, dalam gedung ini Hal yang datang untuk mengganggu pelayanan ini Aku berdoa di dalam nama Yesus Kristus, Engkau akan menyingkirkannya Dan Firman-Mu akan disampaikan Roh Tuhan akan bekerja dalam hati orang-orang Semua daging akan direndahkan Kristus saja yang ditinggikan Bapa Engkau tahu Engkau tahu Pulihkan karya-Mu Tuhan yang engkau mulai pagi ini Jangan biarkan apapun mengganggunya Dalam nama Yesus Amin Hari ini kita akan berbicara tentang keselamatan Tidak ada yang lebih penting dari Injil Yesus Kristus dan keselamatan Kebanyakan dari engkau lebih muda dari saya namun engkau akan mendapatkan bahwa hidup akan berlalu dengan cepat bahwa hari-harimu akan berlalu dengan cepat bahwa itu akan kurang dari 1 abad, kurang dari beberapa dekade bahwa semua dari kita akan menghadap Tuhan, dan dihakimi Ada yang akan menghadap-Nya, dan mendengar “Bagus, hamba-Ku yang baik dan setia” Ada yang lain, yang telah menolak kasih karunia seumur hidupnya. Mereka telah menolak kasih karunia, dan karenanya Mereka akan mendengar “Enyah daripada Ku, Aku tidak pernah mengenalmu” Sangat jelas dalam alkitab, tetapi karena negara yang kita tinggali, penuh dengan begitu banyak kesesatan Sangat sulit untuk banyak orang untuk membedakan, apakah mereka benar-benar Kristen Beberapa menganggap Injil seperti sesuatu yang dibeli setelah promosi jualan. Berpikir bahwa keselamatan abadi mereka terkunci dan aman Karena satu kali dalam hidup mereka, mereka berdoa dan meminta Yesus untuk masuk Ada yang lain yang berjalan dalam penghukuman Karena mereka punya legalisme dan segala macam pembenaran diri dilemparkan pada mereka Sehingga walaupun mereka adalah orang percaya dalam Kristus, mereka berjalan dengan keraguan Hanya Alkitab yang bisa memberikan kita keseimbangan yang tepat Hanya Alkitab Bagaimana kita tahu bahwa kita benar-benar Kristen? Ketika sangat mudah untuk tertipu Di satu sisi, acuh tak acuh tentang iman Di sisi lain, berbau pembenaran diri Bagaimana kita mengetahui, bahwa kita Kristen? Dan itulah alasannya mengapa buku ini ditulis. 1 Yohanes Pasal 5 mengatakan pada kita, ‘semuanya ini’ Apakah ‘semuanya ini’? Semua yang tertulis di Kitab ini. Tertulis kepada siapa? Kepada semua yang percaya dalam nama Anak Tuhan Itu tertulis kepada orang percaya yang benar Untuk tujuan apa? Agar saat mendengar Firman Tuhan, Roh Tuhan akan menerapkannya pada hati mereka dan mereka akan memiliki kepastian biblikal bahwa mereka bertobat Itulah tujuan Yohanes Namun pada saat yang sama, Saya ingin engkau melihat bahwa tujuan ini dapat membalikkan diri pada orang-orang yang berpikir mereka percaya, padahal tidak Karena Yohanes akan memberikan kita serangkaian ujian dengan mana kita dapat menguji hidup kita untuk melihat apakah kita ada di dalam iman Dan mereka yang merupakan orang percaya yang benar akan bersukacita, dan dikuatkan pada apa yang mereka dengar dalam teks ini Mereka yang tidak percaya, akan ada dua kemungkinan Bahwa hati mereka begitu mengeras sehingga mereka akan mendengar standar ini, menilai diri mereka sendiri, dan damai-damai saja Atau, hati mereka akan hancur, dan mereka akan mulai lihat saya tidak mengenal Dia, saya tidak mengenal Dia Sekarang sebelum kita masuk ke ujian ini, saya mau kita masuk ke pengantarnya. Bagaimana kita tahu bahwa kita Kristen? Satu hal; dan kita bisa lihat secara logika, tetapi dengan logika yang benar, dan kejujuran. Alkitab menjanjikan ini: Karena begitu besar cinta Tuhan akan dunia ini sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal supaya siapapun yang percaya pada-Nya tidak binasa, tetapi memiliki hidup yang kekal Ada kebenaran proposisional di sini. Ada pernyataan yang dibuat dan pernyataan itu adalah ini: Orang yang percaya Kristus memiliki hidup yang kekal Dan maka ada logika Ada alasan Engkau tanya dirimu sendiri, apakah saya percaya? Apakah saya hanya meyakini Kristus? Atau, saya meyakini Kristus dan sesuatu Sangat banyak sekarang ini yang mengklaim memiliki iman dalam Kristus, namun ketika saya menekan, menekan, menekan mereka Akhirnya mereka kembali pada pembenaran diri mereka sendiri Namun orang percaya yang benar; biarkan saya mengatakannya seperti ini akan lebih mudah bagi seekor unta masuk lubang jarum, daripada seseorang masuk surga dengan sedikit pun pembenaran diri mereka sendiri Orang percaya yang benar adalah orang yang hancur Orang percaya yang benar berduka atas dosa Orang percaya yang benar hanya memiliki harapan, sukacita dan damai karena Kristus Orang percaya yang benar! tidak senang karena kepribadian yang konstan bersukacita dalam kesalehan mereka sendiri dan mereka tidak menarik perhatian untuk mereka sendiri Tapi mereka menerapkan perkataan pe-Mazmur yang mengatakan; ‘Bukan kepada kami, O Tuhan, bukan kepada kami, tetapi kepada-Mulah beri kemuliaan’ Tidak akan menarik perhatian untuk mereka sendiri Tidak akan bermegah dalam kebenaran mereka sendiri Tidak akan meninggikan kesalehan mereka sendiri Tidak akan membuka pintu dan berkata, ‘Lihatlah aku!’ Karena tindakanmu yang paling saleh seperti kain kotor di hadapan Tuhan yang Kudus dan itu bau di hidung Tuhan Tetapi orang percaya yang benar berkata, ‘Saya tidak punya apa-apa kecuali Kristus, dan hanya Kristus’ Mereka telah bertumbuh dalam kebijaksanaan spiritual yang benar, sehingga mereka berkata seperti ini; ‘Aku tidak lagi bermegah dalam daging, tapi aku berharap dalam Kristus; hanya Kristus.’ Saya tahu, dan pernah melihat, dan akan melihat lagi Orang percaya yang benar, yang bergumul dengan keraguan keselamatan mereka. Saya pernah melihatnya. Kadang-kadang engkau mendengar ajaran palsu, jika engkau meragukan keselamatanmu itu karena engkau tersesat, itu tidak benar. Alasan mengapa kitab ini ditulis, adalah karena orang percaya yang benar dapat tiba di saat meragukan keselamatan mereka Orang percaya yang benar dapat meragukan keselamatan mereka, namun orang percaya yang benar tidak akan pernah meragukan tidak akan pernah meragukan satu kebenaran bahwa hanya Kristus-lah harapan mereka Orang percaya yang benar mungkin maju dan mundur dalam hal ini: ‘Apakah saya sudah, belum, sudah diselamatkan?’ Namun mereka tidak akan maju dan mundur dalam: ‘Apakah saya cukup atau tidak cukup saleh untuk dapat diselamatkan?’ Hal itu telah diselesaikan dalam hati mereka Hal itu telah diselesaikan dalam hati mereka Sekarang ayat 13 Semua ini kutuliskan kepadamu yang percaya dalam nama Anak Tuhan, supaya kamu tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal Saya telah menyebutkan pada pengantara, bahwa ada perasaan di mana kita tahu kita percaya berdasarkan alasan Kita tahu kita diselamatkan berdasarkan alasan Janji itu ada, dan saya mempercayainya. Namun ada jalan lain, dan itu adalah; kesaksian Roh dalam hati kita sendiri Sekarang intinya kesaksian adalah transformasi yang hebat, ketika Ia mulai bekerja dalam kita ke seluruh aspek dari hidup kita Namun ada juga kesaksian subyektif dari Roh. Saya tahu pada hari itu ketika saya bertobat bahwa saya diselamatkan. Saya tahu saya adalah anak Tuhan. Ada kepastian, ada kedamaian Ya itu subyektif, tapi tetap saja; Nyata Sesuatu terjadi pada saya, itu lebih dari sekedar pengambilan moralitas baru Hal itu lebih dari sekedar memulai etika baru, dan itu lebih dari sekedar bergabung dengan manuver atau pergerakan agama tertentu Sesuatu terjadi di dalam-ku Dan setiap orang percaya yang benar akan memiliki kesaksian itu Beberapa mungkin lebih dramatis dari yang lainnya, tapi tetap saja; hal itu adalah supernatural, karya keselamatan, dan jika kita telah dipertobatkan Hal itu akan menjadi sesuatu dari kesaksian supernatural itu dalam diri kita Hal itu adalah karya Roh, yang berdiam dalam kita Sekarang orang ingin segera berkata, ‘Tapi hati dapat tertipu’ dan ‘engkau tidak boleh mengikuti perasaan’ Dan semua hal seperti itu, dan itu benar. Tapi kita tetap tidak dapat menyingkirkan subyektif dari kehidupan Kristen. Sesuatu terjadi Orang percaya berkata, ‘Aku berubah pada hari itu’ Sesuatu yang tidak dapat dijelaskan terjadi pada saya Saya berada dalam kegelapan, itu menjadi terang Saya tidak punya kedamaian, saya menjadi dipenuhi kedamaian Saya tidak tahu cinta Tuhan, dan cinta Tuhan ditumpahkan dalam hati saya Jadi kita memiliki pikiran dari alasan Kita memiliki ide Supernatural, sesuatu terjadi dalam kita. Sesuatu berubah dalam kita. Dan kemudian kita punya teks kita di sini Apa yang Yohanes pada dasarnya akan lakukan, adalah berdasarkan doktrin Regenerasi Engkau tidak dapat memahami 1 Yohanes, kecuali engkau mengerti doktrin Regenerasi Dan apakah doktrin itu? Bahwa keselamatan adalah lebih dari sekedar keputusan manusia Bahwa ketika seseorang benar-benar bertobat, Tuhan merubah sifat mereka Ia merubah hati mereka, dan Ia menulis hukum-Nya pada hati mereka Itulah janji dari seluruh perjanjian baru Dalam sejarah Israel, kita lihat Israel dibawa keluar dari Mesir, dan apa yang kita lihat? Mereka diberikan Hukum Taurat, loh batu, sesuatu yang eskternal Kemudian kita tidak lihat apapun selain sejarah ketidaktaatan Kemudian kita lihat Yeremia, ratusan tahun kemudian Dan Tuhan bernubuat, Tuhan berbicara melalui Yeremia, dan ia mengatakan ini Aku akan membuat perjanjian baru, dan hal itu akan berbeda Tidak seperti perjanjian yang Aku buat dengan mereka ketika Aku membawa mereka keluar dari Mesir Tidak, bukan aku yang akan memberikan mereka loh batu eksternal Yang akan Aku lakukan adalah, Aku akan menuliskan Hukum-Ku pada hati mereka Dan mereka tidak memerlukan pengajaran, mengenai hal-hal ini Karena Aku sendirilah yang akan mengajar mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku menjadi Tuhan mereka Jadi, kita lihat Paulus berkata dalam 2 Korintus pasal 5; Jika siapapun berada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru Dan inilah yang engkau perlu pahami Ada hubungan langsung antara sifat dan kehendak; Sifat dan Kehendak Jika sifatnya jahat; Kehendak akan cenderung jahat. Engkau harus mengerti itu Itulah yang berlaku untuk semua orang yang terlahir di atas bumi ini Ia terlahir dengan sifat yang jatuh, dan kecenderungannya, arah dari kehendaknya adalah kejahatan Apa yang harus terjadi? Seseorang harus diregenerasi Hatinya harus ditransformasi oleh Tuhan, dan ketika Tuhan memberikan seseorang sifat yang baru Sifat yang baru itu mempunyai afeksi yang baru dan benar, dan afeksi yang baru dan benar itu mendorong orang itu kepada kehendak Tuhan untuk ingin melakukan kehendak Tuhan Dan itulah mengapa Yohanes sekarang bisa menulis bahwa mereka yang benar-benar mengetahui Kristus akan hidup dengan cara tertentu Apakah engkau melihat itu? Akan ada; akan ada ‘buah’ Matius Pasal 7: ‘Engkau akan mengenal mereka’; bukan hanya nabi palsu. Tapi engkau akan mengenal semua ‘dari buah mereka’ Biar kujelaskan seperti ini, saya tidak perduli berapa banyak dari Alkitab yang engkau ketahui Apa yang engkau lakukan? Apa yang engkau lakukan? Alkitab tidak melihat apa yang banyak keluar dari mulutmu Apa yang engkau lakukan? Bagaimana engkau hidup? Seperti apakah engkau? Itulah bukti dari orang yang benar-benar bertobat Dan ada banyak orang membaca Matius pasal 4, dan berkata ketika setan datang, engkau harus mengutip Alkitab padanya. Yesus tidak mengalahkan setan pada 40 hari di padang gurun itu, dengan mengutip Alkitab pada setan. Itu adalah hal yang paling konyol yang pernah saya dengar Tetapi itu dominan di negeri ini, bukan begitu? Ia tidak mengalahkan setan dengan mengutip Alkitab pada setan. Ia mengalahkan setan dengan mematuhi Alkitab yang dia kutip. Apakah engkau lihat itu? Apakah engkau lihat itu? Ini bukan sihir Ini bukan sulap Inilah iman, dan kepatuhan. Itulah hal ini. Sekarang mari kita lihat ujian ini, dan mari kita mulai di pasal 1 ayat 5: Inilah berita yang kami dengar darinya dan yang kami sampaikan padamu, bahwa Tuhan adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan Tuhan adalah terang. Sekarang ketika kita mendengarnya, biasanya orang mulai berpikir Ya, Tuhan adalah Kudus tidak ada cacat dalam-Nya. dan itu benar Tapi itu mungkin bukan ide pokok Yohanes di sini Engkau lihat ada sekelompok orang, mereka tidak bisa disebut Gnostik tapi setidaknya mereka adalah awal mula dari Gnostik Kultus yang mengerikan yang melakukan kerusakan besar pada Kekristenan dan beberapa abad awal Kekristenan Dan sebenarnya masih ada hingga hari ini Bukan hanya pada sebuah kelompok yang disebut Gnostik, tapi bahkan ia telah meresapi bahkan bagian dari Evangelikalisme Mereka adalah kelompok berbahaya, dan mereka mengajarkan pada dasarnya bahwa Tuhan bukanlah terang. Tuhan adalah gelap dalam hal Tuhan tersembunyi; esoterik bahwa engkau tidak dapat mengenal Tuhan. Orang biasa, orang percaya biasa tidak dapat mengenal Tuhan Hanya orang-orang super spiritual yang dapat mengenal Tuhan Dengan tidak mengenal Tuhan, kita juga tidak dapat memahami kehendak, atau apa yang Ia sebenarnya syaratkan Engkau lihat ini dalam pikiran sekuler hari ini, bukan begitu? Semua politisi akan berkata mereka percaya Tuhan, hanya saja Ia tidak dapat diketahui, dan Ia belum berbicara Sehingga engkau dapat berkata engkau percaya Tuhan, namun engkau tidak perlu melakukan satu hal pun yang Ia katakan Tetapi Yohanes kembali, dan apa yang ia katakan? Tidak. Tuhan adalah terang Dan pada hal ini, mengetahui Yohanes, mengetahui injil Yohanes Menurut saya ide pokoknya adalah Tuhan telah menyatakan diri-Nya Tuhan telah membuat dirinya dikenal Sehingga lihatlah hal itu seperti itu Inilah berita yang kami dengar darinya dan yang kami sampaikan padamu: bahwa Tuhan adalah terang; di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan Ayat 6: Jika kita katakan kita memiliki persekutuan dengan Dia Sering kali bagian ini diajarkan sebagai; mengacu kepada orang percaya, apakah orang percaya berjalan dalam persekutuan, atau orang percaya tidak berjalan dalam persekutuan. Tapi hal itu benar-benar di luar konteks dari perikop ini Untuk memiliki persekutuan dengan Tuhan adalah menjadi orang percaya Untuk berada di luar persekutuan dengan Tuhan itu, adalah menjadi orang yang tidak percaya Sekarang itulah semua yang ada untuk itu, itulah yang Yohanes ajarkan Jadi pada dasarnya ia berkata; Jika kita berkata kita Kristen, jika kita berkata kita memiliki persekutuan dengan-Nya, namun kita berjalan dalam kegelapan Sekarang kata ‘berjalan’ di sini adalah ‘peripateo’, dari bahasa Yunani ‘peri’ berarti seputar, dan ‘pateo’ berarti jalan. Artinya adalah berjalan seputar. Itu adalah kata yang sering digunakan oleh Yohanes, sering digunakan oleh Paulus, yang merujuk pada gaya hidup di semua aspek kehidupan Bahwa Alkitab tidak memberi ruang untuk membagi keberadaan kita menjadi sekular dan suci Atau, ada tempat di mana kita harus mematuhi Tuhan, dan tempat di mana itu tidak berkaitan dengan Tuhan Itu bukan cara Alkitab melihatnya Bahwa semua hal berkaitan dengan Tuhan Dan bahwa gaya hidup kita, jika itu jujur, jika itu benar Kita akan mempraktekkan agama kita, di semua tempat yang kita jalani Jadi ia berkata: ‘Jika kita berkata bahwa kita memiliki persekutuan dengan-Nya’, bahwa kita orang percaya Namun kita berjalan; Dalam apa? Bahwa gaya hidup kita terbenam dalam kegelapan Sekarang, apakah kegelapan itu? Itu bukan apa yang anda pikirkan Itu lebih jahat dari yang engkau percaya, dan itu tidak lebih jahat dari yang engkau percaya Engkau berpikir kegelapan pasti berkaitan dengan sesuatu; yang berkaitan dengan Satanisme atau Sihir, atau Ateisme Namun ketahuilah, ide di sini adalah ini Apakah terang? Wahyu Tuhan. Apa yang Tuhan wahyukan? Ia telah berkata kepada kita Siapa Dia, dan Ia telah berkata kepada kita apa yang Ia telah perintahkan. Itulah terang. Kita tahu kita memiliki terang yang dicurahkan pada; siapakah Tuhan? Kita memiliki terang yang dicurahkan pada; Apakah kehendak Tuhan? Orang yang berjalan dalam kegelapan, berjalan dalam jalan yang bertentangan dengan apa yang Tuhan telah katakan tentang Diri-Nya dan bertentangan dengan apa yang Tuhan telah katakan tentang kehendak-Nya Itulah artinya untuk berjalan dalam kegelapan Sekarang, saya ingin kita lihat sesuatu Karena kita harus sangat, sangat berhati-hati di sini Pertama-tama kata ‘peripateo’ adalah tindakan terus menerus menunjukkan waktu sekarang Itu tidak hanya membicarakan tentang suatu waktu, tapi itu membicarakan tentang gaya dari hidup seseorang Sehingga jika engkau akan menghakimi seseorang hanya dari suatu waktu, engkau dapat sangat salah menghakimi orang itu Engkau dapat melihat orang percaya melakukan satu tindakan yang adalah dosa Dan secepatnya menganggap mereka sebagai orang yang tidak percaya Namun itu tidaklah biblikal, itu tidak akan adil, itu tidak akan menjadi tepat Atau engkau dapat melihat seseorang dengan moralitas aneh, dan kebencian pada Tuhan Engkau dapat melihat mereka, dan dalam suatu waktu melihat mereka melakukan sesuatu dari perbuatan yang benar dan mencapai kesimpulan bahwa mereka orang percaya Jadi engkau lihat kedua waktu Aorist tersebut. Titik-titik dalam waktu tersebut menipu Tapi apa yang Alkitab katakan di sini adalah melihat pada seluruh gaya hidup mereka Bagaimana mereka hidup? Dari lengkapnya hari-hari mereka, dan dari lengkapnya semua kegiatan mereka Bagaimana mereka hidup? Apakah engkau lihat itu? Sekarang inilah pertanyaan buatmu Apakah engkau berjalan dalam kegelapan Dan sadarilah ini; engkau dapat berjalan dalam kegelapan, dan menjadi sangat bermoral Apakah engkau berjalan dalam jalan yang bertentangan dengan apa yang Tuhan telah wahyukan tentang Sifat-Nya, tentang siapa diri-Nya? Apakah engkau berjalan dalam jalan yang bertentangan dengan apa yang Tuhan telah wahyukan tentang kehendak-Nya Apakah gaya hidupmu? Apakah bertentangan dengan kehendak Tuhan? Atau sejalan dengan kehendak Tuhan? Kita bisa mengatakannya seperti ini, jika kita ingin kembali ke kitab Efesus Apakah engkau berjalan sesuai dengan jalan dunia ini, pada masa ini? Apakah engkau berjalan dengan arus? Apakah engkau berjalan bertentangan dengan jalan dunia ini? Dengan matamu tertuju pada kehendak Tuhan, untuk menjadi serupa dengan gambaran Tuhan Jadi itulah hal pertama yang engkau harus jawab Dan ujian ini, sebelum kita melangkah lebih jauh, penting juga untuk orang tua-orang tua Karena anak yang dibesarkan di rumah yang ilahi pada kebanyakan halnya akan berkata ‘Aku percaya, Aku percaya’ Dan jika anak berkata ‘Aku percaya’. Tidak ada orang yang boleh melihat anak itu dan berkata, ‘Tidak engkau tidak percaya’ Kita tidak boleh memukul balik api yang ada dalam diri mereka. Tapi juga, jangan tergesa-gesa dalam penegasan iman itu Hal yang tepat untuk dilakukan, adalah untuk berkata ‘Jika engkau percaya, engkau diselamatkan. Tapi mari kita perhatikan hidupmu Mari kita uji diri kita sendiri berdasarkan Alkitab, hingga engkau sampai kepada jaminan penuh dari imanmu, berdasarkan firman Tuhan yang tertulis Apakah engkau lihat itu? Satu hal praktek ini; untuk Gereja, untuk orang tua-orang tua Hal lain yang sangat tepat untuk dilakukan, sesuatu yang sangat membantu untuk dilakukan Ketika anak berkata saya percaya; Seperti mereka ingin bergabung dalam Perjamuan Tuhan Atau mereka ingin dibaptis, setelah melihat pembaptisan ‘Apakah saya dapat melakukan itu juga?’ Duduk dan diskusikan masalahnya dengan mereka, namun katakan pada mereka ‘Inilah yang aku ingin engkau untuk lakukan’ ‘Minggu, pergi ke penatua; Pergi ke penatua, dan bicara pada mereka’ ‘Ayah, akankah engkau pergi bersamaku?’ ‘Tidak, Tidak, aku tidak akan Jika engkau berpikir bahwa Tuhan telah bekerja dalam hidupmu; Pergi dan bicara pada Saudara Anthony, dan Saudara Mark Lalu atur janji untuk bertemu dengan mereka, sehingga mereka dapat mendiskusikan masalah ini denganmu’ Suatu hal yang sangat praktek untuk melihat seseorang yang mau dibaptis, hanya karena semua anak-anak lainnya dibaptis Suatu hal yang sangat praktek untuk melihat seseorang yang mau ikut di dalam Perjamuan Tuhan, hanya karena mereka melihat anak lainnya seumuran mereka dalam Perjamuan Tuhan Karena, tidakkah engkau ingin penatuamu terlibat dalam ini? Nasihat mereka Dan ketika engkau melihat anak yang berkata ‘Maka aku akan pergi ke penatua. Karena aku telah bertobat’ Wow. Dan mereka duduk, dan mereka menjelaskan iman mereka, dan menjelaskan apa yang Tuhan telah lakukan dalam hidup mereka Sekarang itu. Itu sesuatu. Sekarang, sebuah pemikiran praktek. Jadi ujian pertama adalah ini; Sebuah orang percaya yang benar akan berjalan dalam terang, sebagai suatu gaya hidup Akan berjalan sesuai dengan apa yang Tuhan telah tunjukkan mengenai sifat-Nya, dan kehendak-Nya Sekarang, jika engkau menganggap kata-kataku secara serius pada saat ini Engkau seharusnya gemetar Kenapa? Karena orang percaya, orang percaya yang benar, orang percaya yang paling dewasa; berdosa Bahkan dalam hidup yang paling saleh, seringkali 2 langkah maju, dan 3 langkah mundur Jadi apa yang kita lakukan? Apakah kita bukan Kristen? Apakah kita semua akan dihukum? Apakah kita telah kehilangan jaminan kita pagi ini? Karena tidak ada satupun yang berjalan secara konstan, berkelanjutan sesuai dengan apa yang Tuhan telah katakan tentang diri-Nya, atau kehendak-Nya Dan jika engkau berpikir engkau sudah; saya dapat jamin padamu, engkau sekarang benar-benar telah gagal dalam ujian Engkau bukan Kristen Engkau tertipu Jadi kemana kita melangkah dari sini? Kita hanya perlu untuk terus membaca. Karena sekarang Yohanes akan menangani masalah itu Lihat ayat 8 Jika kita berkata kita tidak punya dosa, kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada dalam kita Dan inilah sesuatu yang sangat penting Ketika engkau berkata bahwa Tuhan adalah kegelapan Bahwa Ia tidak pernah berkata pada kita siapa Dia sebenarnya, dan bahwa engkau tidak bisa benar-benar tahu kehendak-Nya Maka sangat mudah untuk percaya bahwa engkau tidak punya dosa Semakin Tuhan tersembunyi dari manusia, semakin banyak pembenaran diri yang akan engkau temukan Dan semakin manusia benar-benar mengetahui dan memberitakan Tuhan, semakin banyak kerendahan hati di hadapan Tuhan yang akan engkau lihat Apakah engkau lihat itu? Maka orang percaya ini, mereka telah mendengar sekarang Bahwa jika engkau benar-benar percaya engkau akan berjalan sesuai dengan sifat dan kehendak Tuhan yang benar, dan mereka duduk di sana ‘Tapi Yohanes! Kita telah berdosa! Kita masih berdosa, kita bergumul dengan dosa, kita benci dosa kita, tapi kita berdosa Yohanes.’ Jadi Yohanes memberikan mereka ujian lainnya ‘Jika kita berkata bahwa kita tidak mempunyai dosa, kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada dalam kita Jadi salah satu bukti kuat bahwa engkau benar-benar Kristen, bukanlah engkau tidak lagi berdosa Tapi engkau sekarang menyadari engkau berdosa, dan engkau melihatnya sebagai dosa Pada faktanya, jika engkau tidak menyadari dosamu, dan engkau tidak melihatnya sebagai dosa Itulah buktinya engkau bukan orang percaya Maka ia berkata ‘Jika kita berkata bahwa kita tidak memiliki dosa, kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada di dalam kita Kebenaran Tuhan yang ditanamkan oleh Roh Kudus, tidak ada di dalam kita Ayat 9: ‘Jika kita mengakui dosa kita, Ia setia dan benar untuk mengampuni dosa kita, dan menyucikan kita dari segala ketidakbenaran.’ ‘Jika kita mengakui dosa kita’ Apakah salah satu bukti kuat dari orang percaya yang benar? Mereka menyadari dosa dalam hidup mereka, dan mereka mengakuinya Mereka mengakuinya Mereka konfesional dengan cara itu Mereka ditandai dengan kehancuran, dan mereka ditandai dengan pengakuan Tapi jangan berpikir bahwa hidup Kristiani adalah hanya melihat dosamu, menjadi hancur atasnya, dan mengakuinya Tidak! Karena ketika kita melihat dosa kita, dan kita mengakui dosa kita Menjadi hancur karena dosa kita, kita juga mengalami apa? Karunia Tuhan dan sukacita keselamatan kita Bukan dalam pekerjaan kita sendiri, tapi dalam perkerjaan Kristus atas nama kita Apakah engkau lihat itu? Sekarang apa maksud dari pengakuan? ‘Tuhan ampuni aku dari dosa-dosaku.’ Tidak pengakuan bukan seperti itu Itu memohon Tuhan untuk mengampuni dosa-dosamu, tapi itu bukan pengakuan Atau ‘Tuhan jika aku telah berdosa dalam cara apapun, ampuni aku.’ Itu juga bukan pengakuan Apa itu pengakuan? Berasal dari kata Yunani ‘Homologeo’ ‘Homo’ yang berarti mirip atau sama. Dan ‘logeo’ mengaku. ‘Homologeo’ yaitu mengaku hal yang sama Sekarang apa maksudnya itu? Bukankah pelayanan Roh Kudus, berbicara kepada kita tentang dosa kita? Itulah pelayanan-Nya. Untuk menginsafkan, tidak hanya dunia, tetapi juga kita akan dosa kita Katakanlah kita terbangun pagi hari, dan kita tidak sabar dengan salah satu anak kita, atau kita tidak sabar dengan istri kita, atau kita bersikap dingin terhadap seseorang Dingin yang salah terhadap seseorang Dan ketika kita meninggalkan rumah, atau meninggalkan gedung. Roh Kudus mulai menangani kita Membawa Alkitab mungkin untuk berpikir, menunjukkan kita bahwa kita telah berdosa Jadi Roh Kudus berkata ‘Engkau telah berdosa, engkau tidak sabar. Pengakuan adalah ketika engkau setuju dengan apa yang Tuhan telah katakan. ‘Apa yang Engkau katakan Tuhan tentangku benar! Aku berdosa, aku tidak sabar.’ Apakah engkau lihat itu? Berbicara hal yang sama. Setuju dengan Tuhan, atas dosamu. Itulah pengakuan. Itulah pengakuan Dan orang percaya yang benar, mereka ditandai dengan itu Mereka ditandai dengan itu Namun biarkan saya tunjukkan engkau seperti apa itu bekerja Karena kita telah berbicara mengenai wahyu, sekarang kita berbicara mengenai pengakuan Seseorang yang berjalan dalam dunia ini. Ia adalah orang yang tidak percaya, ia berada dalam kegelapan Dan tiba-tiba seseorang memberitakan injil padanya, dan Roh Kudus bekerja dalam hatinya, dan menerangi pikirannya, dan ia melihat Tuhan, seperti jika ia belum pernah melihat-Nya sebelumnya Dan karena terang itu, ia melihat dirinya, seperti jika ia belum pernah melihat dirinya sendiri sebelumnya Dan ia melihat dosanya, seperti jika ia belum pernah melihat dosanya sebelumnya Dan ia hancur, seperti jika ia belum pernah hancur sebelumnya Namun, ia tidak bertobat kepada kematian. Itu bukanlah kehancuran kepada keputusasaan. Karena dalam wahyu Tuhan itu ia melihat Kristus, dan Kalvari, seperti jika ia belum pernah melihatnya sebelumnya Dan ia yakin, ia percaya, lalu apa yang terjadi? Ia dipenuhi dengan sukacita Dia menukar kain kabung dan abu, untuk pakaian sukacita Sekarang sebagai orang percaya apa yang terjadi? Apa yang terjadi sebagai orang percaya? Sejalan kita bertumbuh; engkau orang percaya baru dan engkau mulai mempelajari Alkitab Sejalan engkau belajar Alkitab, sifat Tuhan, sifat Tuhan terungkap dalam perintah-Nya Kebenaran-Nya. Kekudusan-Nya. Ia mulai menunjukkanmu, lebih dan lebih, dan lebih banyak dosamu Yang menuntun pada kehancuran yang lebih dan lebih besar. Yang menuntun pada pengakuan yang lebih mendalam, dan pengakuan mendalam itu berubah menjadi sukacita yang lebih mendalam Sehingga akhir hidupmu, engkau lebih kudus dari ketika engkau memulai dan pada saat yang sama, engkau lebih hancur dari ketika engkau mulai dan pada saat yang sama, engkau lebih bersukacita dari ketika engkau mulai Dan sebuah perputaran yang besar telah terjadi Alih-alih sekarang membanggakan performamu, yang bau dalam hidung Tuhan Engkau sekarang hanya membanggakan karya Kristus yang telah selesai. Apakah engkau lihat itu? Pengakuan: Apakah salah satu bukti hebat bahwa engkau telah sesungguhnya menjadi orang percaya? Pengakuan Bukan berarti, bahwa Kristen tidak punya kemenangan. Mereka punya kemenangan. Bukan berarti bahwa Kristen hanya diselamatkan dalam dosanya. Tidak. Dia diselamatkan dari dosanya. Tuhan berkarya dalam hidupnya dan mulai merubahnya Namun ketahui ini; engkau tidak akan pernah mencapai titik kesempurnaan, hingga hari engkau melangkah ke dalam kemuliaan Apakah hidupmu ditandai pengakuan? Apakah hidupmu ditandai pengakuan? Apakah engkau melihat dosa dengan pandangan berbeda sekarang? Apakah itu membawamu untuk setuju dengan Tuhan? Dan mengakuinya. Dan bahkan berkali-kali mengaku dosa kepada saudara-saudari dalam Kristus, yang telah engkau salahi. Saya akan memberikan ilustrasi lainnya Ini akan membantu beberapa darimu, saya pikir yang bergumul dalam hal ini Bukan berarti engaku tidak mengaku, hanya saja kadang-kadang perselisihan anda dengan dosa, mengakibatkan engkau meragukan bahwa engkau telah bertobat Seseorang tidak bertobat, dan ia bersiap-siap untuk pergi ke kantor Di luar bersalju, ia terlambat, dan ia menjatuhkan kertas-kertas dari tasnya Ia harus melalui dapur. Tidak punya waktu untuk makan. Tidak secangkir kopi pun Ia menyedihkan. Ia menggapai pintu. Ia akan berlari ke kantor. Pada saat itu istrinya memanggilnya dan berkata ‘Buang sampahnya’ Tanpa berpikir sama sekali, pria itu berputar dan berkata ‘Apa masalahmu. Kau yang buang sampahnya. Tidak tahukah engkau aku terlambat Aku punya pekerjaan untuk dilakukan, semua tekanan ada padaku. Kau yang buang sampahnya! Dan ia berjalan keluar pintu dengan merasa benar Tidak ada masalah dengan apa yang ia telah lakukan Tidak ada masalah sama sekali. Masuk ke dalam mobil, pergi dengan kopi, pergi ke pekerjaannya, membuat presentasinya Ia baik-baik saja. 3 bulan kemudian ia telah bertobat Lalu 9 bulan kemudian, ia turun tangga berjalan melalui dapur Di luar bersalju Semua jenis tekanan ada padanya, kertas-kertas berterbangan ke luar tasnya Bosnya hanya memberikan masalah yang naik turun Ia siap-siap berjalan keluar, dan tiba-tiba istrinya turun tangga di belakangnya, dan berkata ‘Buang sampahnya sebelum engkau pergi’ Dan tanpa berpikir ia berputar dan ‘Apa masalahmu? Buang sampahnya? Tidakkah engkau lihat aku ada janji? Aku menjatuhkan kertas, banyak tekanan padaku! Engkau berkata ‘Paul apa yang terjadi kemudian, apa yang pertobatan lakukan padanya?’ Apa yang pertobatan lakukan? Saat ia berputar, dan saat kata-kata itu mulai keluar dari mulutnya itu seperti seseorang mengambil pisau, dan menusukkannya menembus jantungnya Dan ia melawannya, dan ia mengumpulkan kertas-kertasnya. Ia tidak minta maaf, ia tahu ia salah Ia bahkan sekarang lebih geram, ia berjalan keluar pintu. Ia menyedihkan. Ia menyedihkan! Ia masuk ke dalam mobilnya, ia akan menyingkir. Ia bahkan tidak dapat menyetir mobil, ia menyedihkan dengan melakukan apa yang telah ia lakukan Ia melawannya, ia sampai ke kantor. Ia harus masuk dan memberikan presentasinya, dan akhirnya ia melihat timnya dan ‘Lihat, aku akan kesana dalam 1 menit, aku akan kesana dalam 1 menit.’ Dan ia turun pada lututnya. ‘Ya Tuhan maafkanlah aku’ Dan ketika ia selesai di sana ia meraih handphonenya, dan ia berkata, ‘Istri, aku sangat menyesal akan apa yang telah aku lakukan. Maafkan aku, aku tidak dapat masuk ke sana kecuali kamu memaafkan aku.’ Engkau tidak berpikir itu kuat? Engkau tidak berpikir itu supernatural? Saya katakan kepadamu itu. Sesuatu telah terjadi pada orang ini. Dan secara bertahap, akan semakin dan semakin, dan semakin keluar. Itu akan memakan waktu. Tapi ketika istrinya turun, dan berkata ‘Buang sampahnya.’ Ia akan berkata: ‘Aku.. Aku tidak bisa.. sekarang ini’ Atau, ‘Ok’ ‘Aku akan’ Karena engkau tidak lagi termakan oleh diri sendiri Tuhan telah berkarya dalam hatinya, apakah engkau lihat itu? Itulah yang kita bicarakan Itulah kenapa saya tidak tahan ekstrim-ekstrim ini Satu ekstrim, di mana engkau acuh tak acuh tentang dosa ‘Ya, saya orang percaya’ Dan esktrim lainnya, ‘Engkau telah berdosa jadi engkau tersesat’ Kedua-duanya mematikan Engkau lihat engkau dapat berjalan 1000 mil ke arah sana, dan 1000 mil ke arah sana, dan berada dalam kepalsuan Tapi untuk berjalan dalam kebenaran adalah seperti berjalan di tepi pisau cukur Dan ada parit di kedua sisi, dan engkau dapat jatuh ke keduanya. Hindari ekstrim tersebut. Kita adalah orang yang dirubah. Kita dapat mengatakan bahwa Jika Kristen memakai kaos “Dirubah” Maka saya akan mengatakan dia sesat, kecuali ia memakai di belakang ‘dan masih berubah’ Pada dasarnya, secara sifat kita telah berubah. Tapi pekerjaan dari perubahan itu, adalah seumur hidup Adalah seumur hidup, dan tidak disempurnakan hingga kemuliaan Jadi apa salah satu bukti bahwa kita bertobat, benar-benar bertobat? Biar saya contohkan seperti ini Seseorang berkata padamu ‘Saya telah memiliki hubungan baru dengan Tuhan’ Saya menanyakan mereka pertanyaan ini ‘Apakah engkau punya hubungan baru dengan dosa?’ Karena bukti engkau punya hubungan baru dengan Tuhan, adalah engkau punya hubungan baru dengan dosa. Itu seperti ilustrasi perkawinan Saya punya hubungan dengan dia Lalu itu berarti engkau punya hubungan baru dengan seluruh perempuan lain di planet ini Sebuah hubungan ‘tidak’ Engkau lihat? Sekarang mari kita pergi ke ujian berikutnya. Di pasal 2, ayat 4 Mari kita mulai di ayat 3 ‘Dengan ini kita tahu bahwa kita telah mengenal-Nya.’ Sekarang, sekarang lihat itu Dengan ini kita tahu bahwa kita adalah Kristen ‘jika kita menuruti perintah-perintah-Nya’ Sekarang bahkan lebih berani, Yohanes akan menjadi ‘Barangsiapa berkata, aku telah mengenal Dia, dan tidak menuruti perintahnya adalah seorang pendusta’ Sekarang mari kita berhenti di situ sebentar Jika saya memiliki nikel untuk setiap kali, seseorang di Amerika Serikat berkata kepada saya ‘Saya tahu, saya tinggal di dunia seperti setan, semua hal lainnya, tapi engkau tidak tahu apa yang ada dalam hatiku. Saya benar-benar mencintai-Nya, saya benar-benar mengenal-Nya’ Apakah jawaban untuk itu? Yohanes menyediakan jawabannya ‘Barangsiapa berkata, aku telah mengenal Dia, dan tidak menuruti perintahnya adalah seorang pendusta’ Sekarang, ide ‘menuruti’ di sini, masa sekarang. Membicarakan gaya hidup Ia tidak membicarakan kesempurnaan tanpa dosa Tapi ia membicarakan hubungan baru dengan perintah-perintah Tuhan Dan mari kita kembali sekarang Apakah engkau punya hubungan baru dengan Tuhan? Maka engkau punya hubungan baru dengan dosa Karena engkau punya hubungan baru dengan perintah-perintah Tuhan Sebelum pertobatan Seseorang tidak berjalan memikirkan perintah-perintah Tuhan Mencoba mematuhi perintah-perintah Tuhan Hancur, ketika ia melanggar perintah-perintah Tuhan Mengaku, ketika ia melanggar perintah-perintah Tuhan Ia tidak punya hubungan dengan perintah Tuhan. Ia melakukan apa yang benar di matanya sendiri Tapi jika ia benar-benar telah bertobat, apa yang akan terjadi? Akan terjadi hubungan baru dengan perintah-perintah Tuhan, dengan kehendak Tuhan Ia akan ingin untuk mengetahui kehendak Tuhan untuk hidupnya Ia akan ingin untuk mematuhi kehendak Tuhan. Ia akan meminta kekuatan untuk kepatuhan Ia akan mengaku dosa, ketika ia mendapati dirinya sendiri melanggar kehendak Tuhan Inilah bukti dari pertobatan yang benar Itulah Apakah itu ada padamu? Apakah itu ada padamu? Sekali lagi, kita tidak membicarakan orang Farisi yang munafik Tidak sama sekali Kita mungkin membicarakan seseorang yang bergumul, dan bergumul dengan hebat Tapi pergumulannya datang dari fakta, bahwa mereka sekarang ingin mematuhi kehendak Tuhan Mereka berkeinginan untuk mematuhi kehendak Tuhan Itu berarti bagi mereka; berarti bagi mereka, berharga bagi mereka Dan sekarang beberapa dari engkau, karena saya tahu karya setan, saya tahu bagaimana ia berkarya Beberapa dari engkau berkata: ‘Tapi, sering kali saya tidak mau belajar Alkitab’ Itulah yang engkau katakan. ‘Seringkali aku malas, apakah itu berarti aku tidak bertobat? Seringkali aku tidak menghafal. Seringkali aku tidak membuka Alkitab. Apakah itu berarti aku tidak bertobat?’ Saya bisa bergabung denganmu, dalam lagu yang baru engkau nyanyikan. Tidak ada dari kita yang mempelajari Alkitab sebagaimana seharusnya Tidak ada dari kita yang menghafal sebagaimana seharusnya Tapi inilah sesuatu yang saya tahu Sebelum pertobatan, itu tidak menggangguku Bahwa saya malas terkait dengan kesalehan, dan kesetiaan, dan pembelajaran Alkitab Sekarang itu juga, membunuhku beberapa kali Paul, engkau pengkhotbah. Bagaimana bisa engkau tidak mau bangun dari kasur sekarang, dan belajar? Apakah engkau lihat? Jika engkau bergumul dengan ini, dan saya tahu engkau bergumul Jika engkau bergumul dengan ini, ini juga memberitahu aku sesuatu tentangmu Engkau lihat, jika orang benar-benar, secara radikal bejat. Maka tidak ada kebajikan atau keinginan Tuhan akan mereka, selain dari karya Roh. Namun, engkau duduk di sana berkata, ‘Aku ingin untuk lebih menjadi seperti-Nya. Aku ingin lebih mengenal-Nya. Aku ingin lebih mematuhi-Nya, dan itu membunuhku ketika aku tidak mencapai hal-hal yang sangat aku inginkan.’ Itu mengatakan pada saya bahwa sesuatu telah terjadi padamu Tapi engkau akan memiliki hubungan baru dengan Firman-Nya Engkau akan Dengarkan saya pemuda Dengarkan saya Karena engkau tidak tahu apa yang engkau pikir engkau tahu Dan saya tahu itu. Karena ketika saya seumuranmu, saya tidak tahu, apa yang saya pikir saya ketahui Dan saya tahu itu karena 30 tahun dari sekarang Jika saya hidup selama itu. Saya akan melihat kembali ke hari ini, berdiri di mimbar ini dan menyatakan saya tidak tahu, apa yang saya pikir saya tahu bahkan sekarang Inilah bagian dari kehidupan Kristen Akan ada cobaan dalam hidupmu Akan ada penderitaan Akan ada jalan turun. Berhari-hari, dan bahkan mungkin tahun. Bahwa engkau seharusnya tidak pernah berjalan turun, dan Tuhan akan mengizinkan semua itu terjadi Bukan karena Ia tidak suka engkau, tapi karena Ia cinta engkau Ia akan mengizinkan semua hal ini untuk terjadi Sehingga sedikit demi sedikit, semua kepercayaanmu dan kebijaksanaanmu akan dibuat batal. Apakah engkau lihat itu? Dan engkau tidak akan lagi melakukan, seperti yang Israel lakukan di Kitab Hakim-Hakim, melakukan apa yang benar di matamu sendiri Tapi engkau akan berusaha untuk hidup sesuai perintah-perintah-Nya Bukan sesuai apa yang engkau lihat, bukan sesuai apa yang engkau rasakan. Bahkan bukan sesuai apa yang engkau pikirkan Namun sesuai ‘demikianlah Firman Tuhan’ Itu akan menjadi pedoman hidupmu Sehingga jika Ia berkata ‘Tinggal’ engkau tinggal Jika Ia berkata ‘Lari’ engkau lari Jika Ia berkata ‘Jalan’ engkau jalan Sekarang mari kita pergi ke ujian selanjutnya Ayat 6 dari pasal 2. ‘Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam-Nya, ia wajib berjalan sama seperti Ia telah berjalan’ Saya telah membaca ini sebelumnya, dan melihat pandangan dari wajah orang-orang, jika saya membaca wajah orang secara tepat Di mana ketika mendengar teks ini, adalah paku terakhir di peti mati mereka ‘Apa maksudmu? Barangsiapa yang diselamatkan akan berjalan, seperti Dia berjalan?’ Kita tidak membicarakan Yohanes di sini Kita bahkan tidak membicarakan Rasul Paulus di sini. Kita membicarakan Yesus. Manusia sempurna tanpa bintik, tanpa cela Tidak bernoda, tidak kotor Selalu melakukan kehendak Bapa-Nya Satu-satunya yang lewat ke dalam kemuliaan, berdasarkan kebenaran-Nya sendiri Engkau berkata bahwa untuk menjadi Kristen, saya harus berjalan seperti Ia berjalan, atau itu akan menjadi buktinya Itulah yang Yohanes katakan. Itulah yang dia katakan secara jelas Ia berkata, ‘Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam-Nya, ia wajib berjalan sama seperti Ia telah berjalan’ Tapi apa maksudnya? Sekali lagi, Kita tidak membicarakan kesesuaian yang sempurna Apa yang kita bicarakan adalah ‘Telos’ – Akhir Tujuan, Sasaran, Garis finish. Apa yang kita bicarakan di sini, apa sasaran besar dari hidupmu? Siapa yang engkau ingin jadi mirip? Siapa yang engkau ingin tiru? Ketika saya masih kecil, saya sering kali takut pada ayah saya; tapi selalu, saya menghormati ayah saya Ia seorang yang besar, seukuran saya, tinggi seperti saya. Tapi ia jauh lebih kuat, jauh lebih kotak. Dan kita akan pergi keluar, ketika saya masih kecil, dan kita akan memberi makan kuda, khususnya pada musim dingin Ketika semua salju dan es akan datang, dan tidak ada air untuk kuda, atau ternak Dan kita akan pergi keluar, memecahkan es atau mengambil air di ember yang sangat besar Dan saya masih bisa hingga hari ini ingat ayah saya mencapai ke bawah dan meraih ember dengan 1 tangan, dan ember lainnya dengan tangan lain Dan berdiri di sana memegang itu, dan berjalan melewati salju Dan saya selalu ingin menjadi seperti dia. Ia akan menyuruh saya keluar ketika saya 6 tahun Dan saya akan mencapai dan mengambil ember, dan saya akan mencapai dan mengambil ember lain Kemudian saya akan mencoba untuk menaruh kakiku di jejak kakinya Dan sejujurnya, saya tampak seperti laba-laba yang mabuk Jika engkau melihat aku, engkau akan tertawa Jika engkau bukan orang baik, engkau akan mengejek dan membuat lelucon Tapi tidak ada keraguan di pikiran siapapun bahwa anak kecil itu ingin menjadi seperti ayahnya Ia tersandung, dan jatuh, dan gagal. Ia tidak bisa mengambil langkah yang sama Tapi tidak ada keraguan; ia ingin menjadi seperti seseorang Dan seseorang itu adalah ayahnya Sekarang bolehkah saya bertanya kepadamu? Siapa yang engkau ingin menjadi seperti? Sekarang, takutlah Karena kita tidak perlu engkau untuk menjawab pertanyaan itu Kita sudah tahu itu Bukan karena kita nabi, bukan karena kita bisa melihat ke dalam hatimu Yang harus kita lakukan adalah buka mata kita Itu tidak cukup tersembunyi seperti yang engkau pikir itu tersembunyi Sekarang saya katakan bahwa tentangmu, tentang saya, tentang kita semua Orang yang engkau benar-benar berharap untuk menjadi seperti, itu sangat jelas. Itu sangat jelas Berbicara seperti dunia, bertindak seperti dunia, berpakaian seperti dunia. Melakukan semua hal yang dunia lakukan Mempunyai pahlawan yang sama. Mempunyai kesenangan dan keinginan yang sama Kemudian semua itu mengatakan kepada semua orang, engkau mencintai dunia Engkau mencintai dunia Atau engkau ingin menjadi seperti Kristus? Sangat banyak hal diajarkan mengenai kedewesaan yang sangat salah Seperti jika beberapa dari karakter bersejarah kita ini Bahkan John Wayne, atau Teddy Roosevelt; atau penjelajah, atau ini atau itu, adalah orang untuk ditiru. Tidak, bukan mereka Kecuali mereka melakukan itu untuk kemuliaan Tuhan, mereka tidak untuk ditiru. Karena kita tidak membicarakan tentang menjadi orang seperti John Wayne, atau Hercules Kita membicarakan tentang menjadi orang seperti Yesus Kristus Kita juga membicarakan tentang menjadi wanita yang menunjukkan kebajikan yang sama seperti Tuhannya, dan penatuanya. Kita membicarakan tentang menginginkan menjadi seperti Yesus. Apakah itu jelas dalam hidupmu? Apakah engkau ingin untuk menjadi seperti Yesus Dan apakah engkau kadang duduk sendiri, seperti saya, pada malam hari, di kegelapan, berpikir; Hari ini, saya bertindak lebih seperti orang bodoh, daripada seperti Yesus Saya bertindak lebih seperti anak dusun, daripada seperti Yesus Saya bertindak lebih seperti orang arogan, atau orang Yunani atau Roma, daripada seperti Yesus Masuk ke dalam percakapan, dan berkata ‘Saya tidak berbicara, seperti Yesus akan berbicara di sana’ Apakah engkau mau dan ingin untuk menjadi seperti Yesus? Dan sangat, sangat berhati-hatilah Karena kemauan itu untuk menjadi seperti Yesus, selalu disaring melalui budaya atau sub-budaya apapun yang kita tinggali Bisa jadi seseorang berlarian dengan sendal jepit, dan gelang ‘What Would Jesus Do’ Dan berkata, ‘Saya orang liar, seperti Yesus orang liar’ Tidak, engkau seperti budayamu, itulah yang mirip denganmu Atau orang berdandan seperti kita masih tinggal di masa kebanggaan dan prasangka. Dan berkata, ‘Saya terlihat seperti Yesus’ Tidak, maaf mereka tidak memakai pakaian itu ketika Yesus hidup Kita tidak membicarakan tentang mengenai hal-hal semacam ini Kita membicarakan tentang apakah kita sebenarnya Apa yang sebenarnya kita lakukan Bagaimana sebenarnya kita berpikir Apakah engkau lihat itu? Sangat penting Sekarang mari kita pergi ke ujian terakhir, dan kita akan tutup Ayat 7: Saudara-saudara terkasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepadamu, tapi perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya dan perintah lama adalah Firman yang telah engkau dengar Namun, perintah baru juga yang kutulis kepadamu, yang benar di dalam Dia dan di dalam kamu, sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya Sekarang jika engkau telah ada di pembelajaran kita Rabu malam Engkau tahu bahwa ini salah satu ayat favorit saya dari seluruh Alkitab, mengapa? Saya menganggapnya menarik Karena Yohanes seperti; engkau tahu saya, saya tidak menuliskan perintah baru kepadamu Kemudian ia berbalik dan seperti; saya menuliskan perintah baru kepadamu. Dan engkau ingin melihat Yohanes dan seperti; ‘Yohanes, yang mana? Engkau menulis perintah lama atau perintah baru’ Ia berkata, Tidak saya menulis keduanya Apa maksudnya? Dan jika engkau bisa bermeditasi pada teks ini, dan melihat sekilas Karena saya tidak dapat menjelaskannya secara baik. Bahkan tidak apa yang ada di dalam hati saya tentang itu Ia mengatakan perintah untuk mencintai, adalah perintah lama. Itulah dari awalnya. Selalu seperti itu Tanda dari seseorang yang mengenal Tuhan, adalah cinta Itu adalah perintah lama Tapi itu adalah perintah baru, dalam hal apa? Ketika Yesus datang, Ia menunjukkan kepada kita ekspresi tinggi dari cinta Itu cinta yang sangat kuat yang belum pernah dibicarakan sebelumnya Ia mengambilnya ke suatu tingkat tinggi yang berbeda. Seperti jika hal itu adalah perintah yang baru Dan Ia melakukannya Ia melakukannya Dan apa yang Ia katakan di sini? Ia berkata, dan saya cinta ini; ‘Namun, (ayat 8) aku menuliskan perintah baru kepadamu telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu. Yohanes, benar di dalam aku? Bagaimana? Ia berkata, karena kegelapan telah lenyap dan cahaya benar telah bersinar Kegelapan telah lenyap dan cahaya benar telah bersinar Dan apakah artinya itu? Itu banyak terkait dengan wahyu. Tetapi itu juga banyak terkait dengan pengudusan Hal-hal yang lama telah lewat Ada rasa di mana mereka semua telah lewat Engkau tinggal dalam alam yang sama sekali berbeda, dan bidang yang sama sekali berbeda Tapi pelaksanaan maksud itu. Seiiring engkau berjalan dengan Tuhan, Ia akan menjadi setia Ia akan menjadi setia, untuk melakukan apa? Untuk memastikan bahwa semakin dan semakin banyak kegelapan yang lenyap, dan semakin banyak terang yang bersinar Dan bagaimana engkau akan mengetahui ketika itu terjadi? Ketika salah satu dari cara utama yang akan engkau ketahui; adalah bagaimana engkau akan mencintai sesama Setidaknya bagaimana engkau belajar, atau sedang belajar untuk mencintai sesama Satu hal yang saya sangat Satu hal yang saya lihat dengan berbeda, dengan apa yang pernah saya lihat Walaupun saya dapat membicarakan hal yang benar dengan mulut saya Apakah itu dalam perjanjian baru, cinta adalah segalanya Saya masih tidak tahu apa yang saya bicarakan, ketika saya membicarakannya Itulah yang sebenarnya Bahwa jika engkau mencintai Tuhan-mu, dengan segenap hati, jiwa, pikiran, dan kekuatanmu Dan engkau mencintai sesamamu seperti dirimu sendiri Bahwa engkau akan memenuhi Hukum Tuhan Dan ekspresi paling hebat dari kedewasaan alkitabiah, adalah cinta, itulah sebenarnya Jadi, seseorang dapat berlari melewati hutan dengan dikejar oleh musuh-musuhnya Seseorang dapat memberikan segala yang ia punya berkali-kali Seseorang dapat menggenjot dirinya sendiri Tapi jika ia belum mencintai, ia bukanlah apa-apa, ia tidak melakukan apa-apa, ia tidak mendapatkan apa-apa Apakah salah satu bukti paling kuat bahwa engkau orang percaya? Bahwa engkau mencintai Dan agar engkau tahu bagaimana pentingnya ini, engkau tahu peringatan yang Kristus berikan pada kita dalam penghakiman bangsa-bangsa Dari kambing dan domba. Bahwa ada pemisahan Orang salah mengerti perikop itu, mereka membaca perikop itu dan berkata, ‘Perikop ini membuktikan bahwa kita perlu untuk, engkau tahu, memberikan makanan kepada yang lapar, dan memberikan pakaian kepada yang miskin, dan mengunjungi orang-orang di penjara, dan memiliki pelayanan dalam penjara.’ Itu sama sekali bukan apa yang dimaksud ayat itu. Itu sama sekali bukan apa yang dimaksud perikop ini Sekarang, kita perlu untuk memberi makan yang miskin, kita perlu memiliki pelayanan dalam penjara, dan kita perlu untuk melakukan semua hal itu Tetapi itu sama sekali bukan apa yang dibicarakan oleh teks itu Engkau lihat bagaimana engkau dapat mengutip satu teks, dan begitu saja mengambil itu benar-benar keluar konteks Yesus tidak berkata, Aku adalah seorang pembunuh di penjara, dan engkau mengunjungiku. Itu bukanlah apa yang ia katakan. Apa yang ia katakan? Kesemuanya adalah pelaksanaan maksud dari cinta untuk Kristen-Kristen yang lain Itulah apa yang dibicarakan di situ Engkau berkata ‘Apa maksudmu?’ Biar saya berikan sebuah ilustrasi Kita bertemu di hutan di luar Roma Kita penganut agama terlarang. Kita Kristen Dan pertemuan itu dilakukan sekitar pukul 11 malam, dan kita semua tahu untuk mengambil jalan pulang yang berbeda kembali ke kota Engkau pulang, engkau pergi tidur. Sekitar pukul 4 pagi, seseorang menggedor pintumu Engkau membuka pintumu, dan itu salah satu dari orang percaya. Mengatakan, engkau harus bertemu kembali dalam hutan, datanglah Jadi engkau ganti baju, engkau mengambil jalan kembali ke hutan. Ada pertemuan di sana, semua orang percaya Ada apa? Salah satu dari penatua berdiri dan berkata ‘2 dari orang kita, saat jalan kembali, ditangkap oleh tentara. Mereka ditemukan dengan beberapa tulisan Mereka ditipu, dan sekarang mereka berada dalam penjara. Mereka dipukuli, dan dilempar ke dalam penjara.’ Banyak penjara di sekeliling dunia, engkau mungkin tidak tahu ini Jika seseorang dari luar tidak membawakan engkau obat, dan makanan dan pakaian. Engkau akan mati Dan maka mereka berkata, ‘Kita harus melakukan sesuatu’ Dan 2 orang percaya muda segera melompat, penuh semangat Seperti beberapa dari engkau mahasiswa, penuh semangat. ‘Kita akan membawakannya pakaian, kita akan pergi, kita akan mendapatkan obat Kita akan mengambilnya’ Lalu seorang yang lebih tua seperti saya berdiri dan berkata, ‘Hebat, duduklah sebentar, engkau tidak mengerti apa yang engkau katakan’ Engkau lihat ketika engkau pergi, dan engaku membawa obat itu, dan pakaian itu, dan hal-hal lainnya Dan engkau membawanya ke penjara itu Mereka akan tahu, engkau juga orang percaya Dan jika mereka tahu, dan mereka merasa, mereka tidak dalam suasana hati yang baik Mereka akan memukulimu, menelanjangimu, dan melemparkanmu ke dalam penjara Apakah engkau tahu yang engkau katakan, ketika engkau berkata, Aku akan pergi? Dan sekelompok melompat, dari suatu tempat dalam Gereja, melompat, sekelompok orang dan berkata, ‘Ini bodoh, ini konyol. Kita lelah akan ini, kita juga percaya kepada Yesus. Tapi kita semakin melihat Gereja ini menjadi semakin dan semakin radikal Dan kita lelah akan itu. Kita berpikir kalian gila. Kita tidak pernah terpanggil untuk melakukan hal seperti ini Mereka tertangkap, itu masalah mereka. Tuhan tahu apa yang Ia lakukan! Kita keluar dari sini’ Dan mereka pergi, dan apa yang baru saja engkau lihat? Pemisahan dari domba dan kambing Sebelum hari penghakiman Lalu 2 orang tua berdiri dan pergi, ‘Lihat, kita telah membesarkan keluarga kita, pemuda duduklah, kita tidak mau engkau pergi. Kita telah membesarkan keluarga kita, anak-anak kita bertumbuh. Berikan kami barangnya’ Dan semua dari orang itu berlari kembali ke rumah mereka. Mereka miskin, mereka budak. Mereka mengambil obat, mereka pergi membeli. Mereka melakukan segala hal yang mereka bisa. Mereka mengorbankan segalanya. Mereka bertemu kembali dalam hutan, dan 2 orang tua mengambil makanan dan pakaian dan obat. Untuk melayani saudaranya di dalam penjara Itulah apa yang Yesus bicarakan. Pada pokoknya Ia mengatakan ini Salah satu bukti terhebat, jika bukan bukti terhebat bahwa engkau percaya pada-Nya, dan bahwa engkau telah mennyatakan Ia sebagai Tuhan, ialah engkau mencintai saudaramu. Engkau mencintai saudaramu. Sekarang saya tahu, bahwa ada orang dalam gereja ini Banyak sekali saudara-saudari dalam Kristus di sini yang bertobat, dan mau melakukannya Saya tahu itu, dan itu hebat Dan apa yang akan saya akan katakan sekarang, gereja, bukan untuk meremehkan itu Saya tahu engkau mau melakukannya Tapi gereja ingatlah ini. Kita punya saudara-saudara dalam Kristus di penjara Kita punya saudara-saudara dalam Kristus yang membutuhkan Dan mungkin sebagai tubuh, kita harus memberikan perhatian lebih pada itu, tidakkah engkau berpikir seperti itu? Saya tahu bahwa ada orang di sini yang mau memberikan segalanya yang ia punya, untuk menolong saudara dalam Kristus. Saya tahu engkau mau melakukannya Tapi seperti saya, sama seperti saya. Kita sering lupa, bukan begitu? Berapa banyak dari saudara-saudari dalam Kristus menderita dan membutuhkan? Kita perlu membahas itu dengan yang lain setiap waktu. Bagaimana kita bisa membantu? Bagaimana kita bisa membantu? Apa yang dapat kita lakukan? Seseorang mengatakan kepada saya dahulu kala Engkau tinggal di Amerika, engkau tidak perlu melakukan itu. Maka saya bisa memilih untuk itu. Demi saudara-saudara di dalam Kristus. Mari kita pikirkan tentang itu.

Related Posts