Details

oleh on 2012-09-03 / Kategori: Kutipan Khotbah (E), Video /

Ada pertanyaan yang ingin saya tanyakan sekarang: Mengapa pertobatan dan iman begitu sulit? Mengapa begitu banyak kekerasan terjadi? Mengapa ada banyak orang ingin terlibat. Siapa yang tidak sanggup? Mengapa?! Sekarang dengarkan baik-baik, saya mau berikan anda ayat yang lain. Ayat ini berada di paling akhir dari Alkitab dan dengarkan baik-baik. Sebagaimana Alkitab diakhiri dan buku terakhir Perjanjian Baru ini tiba pada penyelesaianya. Dan hal terakhir yang Tuhan Yesus Kristus ingin tinggalkan didunia ini adalah: Barangsiapa haus, hendaklah ia datang! Barangsiapa ingin, ambillah air kehidupan dengan cuma-cuma. Saya ingin katakan sesuatu, apakah pintu kesorga, Kerajaan Allah, itu sempit? Benar itu sempit. Sangat sempit. Tapi saya katakan ini: pintu itu cukup lebar dan luas dan cukup terbuka bagi setiap orang yang rindu untuk masuk, melewati pintu itu! Dijamin saudaraku! setiap orang, jika anda haus datang dan minumlah. Tuhan belum menutup pintu bagimu yang sudah diselamatkan. sebaliknya, Dia membukanya lebar bagi semua orang yang haus. Dia berkata, Jika engkau punya kerinduan untuk datang, Marilah!

Begini, Ia katakan demikian? Ia katakan marilah datang. Jika begitu mudah.. tidakkah anda heran akan hal ini? Jika begitu mudah mengapa terdengar begitu sulit? Benar? Jika terdengar begitu mudah? Inilah pintunya, kita dituntun melewatinya, Kerajaan Allah di tengah-tengah kita. Siapa pun yang rindu dapat melewatinya. Begitu mudah tapi, [huh!] itu terdengar sangat sulit! ini masalahnya, pintu Kerajaan Allah seperti perangkap monyet. Saya tahu sebagian dari saudara sudah mendengar hal ini. perhatikan saya, perangkap monyet yang saya akan jelaskan pada anda bukan legenda kota. hal ini nyata. Hal ini nyata dan monyet benar-benar seperti ini. Sekarang dengar, penjerat, anda jelas tahu jika anda ingin membunuh monyet karena anda ingin makan dagingnya. Anda tidak perlu mengurusi bagaimana memelihara monyetnya. Hanya tusuk dan letakkan di piringmu tetapi bagi mereka yang menangkap monyet untuk kebun binatang yang mana mereka tidak mau monyet itu terluka. Mereka punya cara menangkapnya. Bagaimana caranya? pada dasarnya mereka memakai labu, kelapa atau botol. kita pakai botol saja dalam ilustrasi ini, lebih baik. Mereka biasanya mengambil botol yang sudah terbuka di mana monyet bisa memasukan tangannya dan mereka taruh kacang di dalamnya kacang yang lezat. Makanan yang monyet sukai. Lalu apa yang terjadi? Monyet memasukkan tangannya melalui leher botol karna lebarnya pas untuk monyet itu menjangkau dan mengambil salah satu kacang. namun ada masalah. Sekarang kacang sudah di tangan, tangannya terkepal, itu terlalu besar untuk keluar dari leher botol. Sekarang anda berpikir, Oke, lepaskan kacang itu, monyet itu bisa bebas! tepat sekali tapi tebak apa yang terjadi, monyet itu tidak pernah melepaskan kacangnya. bahkan ketika pemburu datang, monyet melihatnya dan dia mencoba untuk melarikan diri. dia tetap tidak melepaskan kacang! Pemburu menangkapnya, dimasukkan dalam tas lalu pergi. Dan tahukah anda, aku katakan sekali lagi, ini bukan legenda kota. Inilah cara mereka menjebak, saya membaca hal itu di internet, namun belum pernah melihatnya terjadi tapi saya ambil penilaian baik bahwa inilah yang terjadi.

Pintu menuju kerajaan Allah seperti itu, cukup besar bagi anda untuk dapat melewatinya jika anda mencungkil mata dan menjatuhkan kacang pertobatan itu dimana Kristus memanggilmu untuk melepaskannya. Itulah intinya. Jika anda tidak mencungkil matamu, anda tidak pas melewatinya. Jika anda tidak menjatuhkan kacang, anda tidak dapat melewatinya. Dengar, setiap kamu yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya tidak dapat menjadi murid-Ku (Lukas 14:33). cukup besar untuk anda dapat melewatinya jika anda buang hal yang tidak perlu. Tapi bila masih ada satu hal dalam hidupmu yang engkau tidak mau singkirkan, satu berhala dalam hidupmu yang tidak mau anda lepas. Anda tidak bisa melewatinya. Berhala dan dosa terlalu besar untuk dapat melewati pintu itu. Anda ingin atau anda dipanggil untuk pergi, anda diminta untuk pergi, ditawarkan untuk pergi, Anda memohon untuk pergi, anda diperintahkan untuk pergi. Anda diperintahkan untuk bertobat dan percaya. Anda diperintahkan untuk masuk melewati pintu itu. Di tempat lain, Allah meminta orang berdosa untuk pergi melewati pintu itu. Di tempat lain, Allah meminta lewat hamba-Nya, kepadamu untuk pergi melewati pintu itu. Dia tawarkan anda. Dia perintahkan, Dia lakukan dengan terminologi kasih sayang dapat dibayangkan. Dia berkata. Dia turun sampai ke level orang berdosa dan berkata, “Mari kita rundingkan bersama!” Maksudku Ia, bahkan berunding dengan orang berdosa. Dia tawarkan kita untuk “Datang.” Dia sediakan jalan masuk Masalahnya, perhatikan saudara, Tuhan belum menutup pintu pada siapapun. Masalahnya, ada kacang yang dimiliki banyak orang dan saudara tahu apa itu? Hal itu adalah, banyak orang akan melepaskan banyak hal untuk masuk sorga tetapi mereka tidak melepaskan segalanya. Mereka memiliki satu atau dua kacang spesial dan tidak mau melepaskannya. Mereka tidak melepaskannya! sekalipun mereka dengar itu berbahaya. Sekalipun mereka dengar neraka itu nyata. Sama seperti monyet ketika ia melihat pemburu datang. Maksudku ada bahaya di hadapan mereka. orang ini akan membawa saya pergi, dia akan melemparkan saya ke tempat yang saya tidak ingini! Dan bahkan ketika orang berdosa melihat Tuhan datang pada saya dan Dia akan melempar saya di tempat yang saya tidak inginkan. Bahkan ketika mereka melihat bahaya, mereka tidak mau lepaskan! Mengapa mereka tidak mau melepaskan? Itu masalahnya, mengapa orang berdosa tidak melepaskannya? seperti yang kita lihat dalam Ibrani, apakah itu? Ibrani 3:3, tipu daya dosa. tahukah saudaraku, bila anda benar pamahi, anda tahu kenapa orang tidak mau bertobat? Karena mereka tidak percaya. Itu masalahnya, mereka sungguh tidak percaya. Anda tahu mempercayai kebohongan ialah menjadi orang tidak percaya. Dosa penuh tipu daya. Pada dasarnya orang berdosa tidak akan masuk. Mengapa ada banyak kerumunan orang mencoba untuk masuk namun tidak bisa masuk? Saya katakan alasannya karena mereka memiliki kacang di tangan mereka. Mereka akan datang dan berkata, “Saya mau diselamatkan. Saya berseru pada Tuhan untuk diselamatkan.” Coba lihat tanganmu. Benar dugaan saya. tidak bisa mengeluarkan tangan mereka karena ada kacang di tangan mereka dan mereka akan datang dan menangis dan anda tahu aku berseru pada Tuhan dan kau tahu, Dia tidak mau selamatkan saya. Saya lakukan ini dan itu dan saya datang ke gereja dan Ia tidak mau selamatkan saya. Anda tahu kenapa? Ada kacang di tanganmu. Monyet melepaskan kacangnya dan dia bebas! Tahukah anda, 19 tahun yang lalu, saya punya beberapa dosa dalam hidup saya yang tidak mau disingkirkan dan aku tahu, Tuhan menunjukkan padaku “engkau akan ke neraka karena dosa-dosa itu.” Dan aku tahu saya layak menerimanya dan saya mencari dan bahaya menatap saya di wajah tapi ada beberapa dosa yang tidak mau saya lepaskan. Sekarang saya beritahu anda, pada malam itu tanggal 4 Juli 1990, ketika saya membuka tanganku, BANG seperti itulah saya diselamatkan. secepat itu!

Related Posts