Details

oleh on 2012-06-03 / Kategori: Kutipan Khotbah (E), Video /

Jika anda benar-benar percaya bahwa ini semua benar. Jika ini memang. kau tahu, ketika dikatakan dalam Wahyu 14:1. Ia berkata bahwa ketika kita masuk ke dalam perhentian kita; perbuatan kita mengikuti kita. ku katakan padamu, melalui semua kekekalan, sesuatu yang anda lakukan dalam hidup ini dan pelayanan Kristus akan mengikutimu di sana. namun, anda memberi diri kepada hal-hal sembarang dan kesombongan dalam hidup ini. Luar biasa!

Saudara tahu? Profesi anda sebagai anak Allah. anda katakan anda percaya atas upah kekekalan. anda katakan ada harta tersedia di sorga tapi anda membandingkan dirimu sebagai orang yang kehilangan dan ia melampaui anda. ia menginvestasikan segalanya dalam hidup ini karena ia percaya akan membawa kesenangan. anda katakan, anda percaya bahwa kesenangan terbesar adalah di berada sebelah kanan-Nya di dunia yang akan datang, Namun, hidupmu tidak membuktikannya dan dia melampauimu dengan tujuannya, dan apa yang ingin di raih dari apa yang anda sedang jalani. Saudaraku, kita berbicara satu arah, kita hidup dengan cara lain dan sepertinya harus menggantung kepala kita bahwa dunia ini telah melampaui kita.

Yesus Kristus berkata, “Aku tahu segala pekerjaanmu di dalam atau di luar, panas atau dingin. Dan jika engkau menjadi suam-suam kuku, jika engkau melayani Aku dengan setengah hati. Hal itu memuakkan Aku. Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku “Ia tidak berbicara dengan orang Turki di sana di Izmir sujud disana menyembah Allah mereka. Tidak! Ia berbicara kepada Jemaat seperti saya berbicara kepada kamu sekarang. Bukan pada gerombolan yang hilang di luar sana! Dia berbicara kepada Jemaat dan Dia berkata, “Jika engkau mencoba untuk melayani Aku dengan setengah hati, hati yang terbagi. Aku benci itu, itu membuat Aku muak!”pergi satu arah atau arah yang lain tapi jangan di tengah-tengah. Dan jika engkau tidak siap, dengarkan dan saya katakan ini sebagai anggota jemaat gereja ini. Jika anda tidak bersedia berkomitmen untuk menjadi panas dan berkomitmen untuk melangkah maju, saya tidak katakan Tuhan tidak bisa menggerakkan anda, Tuhan tidak mungkin membawamu ke tempat lain, yang mungkin terjadi. Tapi ketika anda datang, anda perlu berkomitmen untuk melayani Kristus yang Hidup dengan semangat panas, dengan sungguh-sungguh, dengan hasrat, dengan komitmen. Jika anda bermain-main, ada banyak tempat lain anda bisa pergi bermain-main. Tapi, kita ingin melakukannya menurut Firman bukankah begitu? Dan dikatakan lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Dikatakan, jangan menjadi malas dalam hal ini.

Diperlukan ketekunan, diperlukan hasrat, lebih, lebih, lebih, lebih, lebih, lebih lagi dalam Alkitab kita temukan, dibutuhkan intensitas, semangat, dibutuhkan ketulusan hatimu, jangan puas dengan apa yang ada. Terlalu banyak orang Kristen yang malas atau Sedikitnya mengaku orang kristen yang malas. jangan salahkan akan hal ini, Kristus TUHAN memanggilmu untuk membuang kemalasanmu, singkirkan kelambananmu, semua kemalasanmu, semua setengah hatimu. layani Dia sebagai hamba dengan roh yang menyala-nyala. Itulah panggilan kita yang sesungguhnya kita lakukan.

SAUDARAKU, JANGAN BERMALAS-MALASAN. JANGAN MALAS! Kita terlalu banyak kemalasan, dan kelesuan, dan kelambatan dalam kekristenan hari-hari ini. Saya melayani Dia yang telah mati bagiku. Saya melayani Dia yang menyerahkan diri-Nya bagi saya. Aku melayani Dia yang menyerahkan diri-Nya sebagai kepingan persembahan kepada Bapa-Nya atas diri saya. Sekarang, biarkan itu tenggelam!

Saudara terkasih, kita bukan hanya ingin melayani Kristus, tapi kita ingin mengasihi Kristus. Kami bukan seperti orang kafir. Oh, aku ada gambaran dalam pikiran saya. Hindu di pekarangan mereka, dengan patung di rumah kecil mereka di mezbah menyembah sangat cepat. Ini hampir seperti anda melihatnya berpikir “itu mustahil.” Kita tidak seperti mereka. kita tidak melayani Kristus seperti orang kafir yang penuh ketakutan, yang penuh teror. Saudaraku, Jika Kristus harus berdiri di sini sekarang, anda tahu, Dia akan berfirman dengan otoritas namun, dengan lemah lembut. Jika Ia telah berbicara seperti itu, dan Dia berkata “Lihatlah lubang luka-Ku, Aku melakukan ini untuk kamu. Apa yang sudah kamu lakukan bagi-Ku?” Apakah ini tidak bernilai bagi semangatmu?

Related Posts